Menenun Moderasi dan Toleransi dalam Kearifan Lokal Indonesia

OlehDr. I Putu Mardika, S.Pd., M.Si.Akademisi dan Peneliti Antropologi BudayaSTAHN Mpu Kuturan Singaraja Di tengah riuh perbedaan dan potensi gesekan sosial yang muncul di ruang publik Indonesia, dua kata penting semakin relevan digaungkan: moderasi dan toleransi. Keduanya adalah prasyarat kehidupan damai dalam masyarakat yang plural. Namun,

READ MORE

Kebudayaan Hindu di Bali sebagai Warisan yang Harus Dilestarikan

I Wayan Titra Gunawijaya Akademisi STAHN Mpu Kuturan Singaraja Ketika seseorang menyebut kata Bali, hampir setiap orang di dunia langsung membayangkan pura, canang sari, gamelan, tarian, serta upacara-upacara keagamaan yang penuh warna. Gambaran itu tidak lahir dari kebetulan, melainkan dari kebudayaan Hindu yang telah berakar kuat

READ MORE

STAHN MPU KUTURAN ADAKAN PELATIHAN LITERASI DIGITAL UNTUK GURU DAN SISWA DI DESA UMEJERO

Umejero – STAHN, Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari guru dan siswa di Desa Umjero mengikuti kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pengembangan Kapasitas Literasi Digital Bagi Guru dan Siswa di Desa Umejero” yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Pelatihan dua

READ MORE

KONSEP BEDA-BINA: MERAJUT NILAI MODERASI DI TENGAH PERBEDAAN MENUJU HARMONI

Penulis: Ida Bagus Gede Paramita STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja Beda dan Bina adalah dua kata yang bersumber dari Bahasa yang berbeda akan tetapi memiliki makna yang sama. Beda berasal dari Bahasa Indonesia sedangkan Bina berasal dari Bahasa sansekerta yang kemudian diserap menjadi bahasa Bali, yang secara harfiah bermakna ‘sesuatu yang menjadikan

READ MORE

Akhlak Mulia dan Peradaban Luhur: Membangun Masyarakat Buleleng Berbasis Ajaran Hindu

OlehIda Bagus Putu Eka Suadnyana, SH.H., M.Fil.HAkademisi STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja Di tengah arus globalisasi dan modernisasi, masyarakat Buleleng tidak luput dari pengaruh transformasi sosial yang begitu cepat. Kemajuan teknologi, keterbukaan informasi, serta pergeseran nilai-nilai budaya menjadi realitas yang tak terelakkan. Namun di tengah kemajuan

READ MORE

Prodi Pariwisata Budaya dan Keagamaan Selenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Negeri 2 Singaraja

Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja menyelenggarakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Negeri 2 Singaraja pada 14-15 Agustus 2024. SMK Negeri 2 Singaraja merupakan sekolah kejuruan yang memiliki bidang keahlian pariwisata yang bertugas untuk mencetak calon tenaga kerja yang kompeten

READ MORE

Menolak Kekerasan Digital: Membangun Media Sosial Berbasis Kearifan Lokal

Di tengah derasnya arus digitalisasi, media sosial telah menjadi ruang baru perjumpaan, ekspresi, sekaligus konflik antar warga. Namun sayangnya, alih-alih menjadi ruang dialog yang sehat, media sosial kerap menjadi arena kekerasan simbolik, ujaran kebencian, perundungan digital, dan penyebaran hoaks. Ruang virtual yang mestinya menjembatani perbedaan justru

READ MORE

Pemilu 2024 dan Tanggung Jawab Intelektual Menggunakan Hak Pilih, Menolak Kebencian

OlehIda Bagus Putu Eka Suadnyana, SH.H., M.Fil.HAkademisi STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi. Ia bukan hanya prosedur formal lima tahunan, melainkan mekanisme substantif untuk memastikan partisipasi rakyat dalam menentukan arah masa depan bangsa. Sebagai seorang akademisi,

READ MORE

Dewan Pendidikan Tabanan Soroti Penggunaan Media Sosial

Dewan Pendidikan Tabanan Soroti Penggunaan Media Sosial Mengunggah konten di media sosial berupa foto dan video siswa dalam seragam sekolah yang dianggap tidak pantas. Hal ini memicu diskusi mengenai pentingnya etika dan kebijaksanaan dalam penggunaan media sosial oleh insan pendidikan. Ketua Dewan Pendidikan Tabanan, I Wayan

READ MORE

Upacara Ngusabha sebagai Implementasi Ajaran Weda

I Wayan Kariatra, S.Fil.H., M.Ag Akademisi STAHN Mpu Kuturan Singaraj Upacara Ngusabha merupakan salah satu tradisi penting dalam kehidupan masyarakat Hindu di Bali. Kata ngusabhaberasal dari istilah sabha yang berarti rapat atau pertemuan, tetapi dalam praktiknya memiliki makna lebih luas, yaitu pertemuan sakral antara manusia, masyarakat, dan Tuhan melalui rangkaian ritual

READ MORE